Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sabtu, 11 Julai 2015

Niat Menanam Timun

Mau benar benar menanam timun deh setelah saya berkunjung ke blogger mas yoga satya tentang pengalamannya menanam timun dari pembibitan hingga panen.

Saya terangsang termotivasi untuk ikut menanam karena juga suka menanam tapi menanam mentimun rasanya belum pernah mencoba.

Hal yang tersulit bagi saya dalam menanam itu menanam dari biji buah aslinya bukan biji beli di toko pertanian.

Bila menanam dari biji asli dari tanaman langsung lebih seru dan menghasilkan kepuasan batin tersendiri bagi yang mengalaminya.

Dulu ketika saya menanam semangka, cabai selalu gagal padahal biji asli dari tanaman bukan biji belian loh.

Ah rasanya ingin juga menanam bisa cepat tumbuh dan kemudian panen yang memuaskan.

Tapi yang ada cuma gagal dan belum adanya waktu buat menanam secara serius.

Kembali menanam mentimun, andaikan bila berhasil dan bisa membibitkan mentimun di lahan sempit itu bisa menghasilkan buah yang banyak maka bisa menghasilkan kantong uang dari pemanenan mentimun.

Aku sih masih bingung bagaimana cara nanam mentimun dari biji bijian yang asli tanpa beli ke pembibitan?

Ada yang mau ngasih saran pendapat? Mari di sampaikan di komentar ya

Jumaat, 10 Julai 2015

Pola Pendidikan Anak, Kekerasan dan Kelembutan

Saya setuju sekali setelah membaca tulisan dari seorang blogger Inku Hikari tentang tontonan televisi yang berkualitas dan menambah perilaku kebaikan dan bibit pembenihan akhlak
Bahwa tontonan kekerasan tontonan yang berdasarkan fiktif belaka yang sarat pengrusakan akan menambah beban moral kedepannya seperti paparan yang di tulis blogger Inku Hikari dalam artikelnya 3 Tontonan Anak Bermutu Selama Ramadhan
Tapi orang tua sekarang rasanya kurang begitu memperhatikan tontonan pada anak anaknya terutama sang ibu. Ketika di lihat bunda mungkin berpikiran tidak apa apa kan dia masih kecil sehingga dia tidak akan apa apa yang di tontonnya, mungkin begitulah persepsi kebanyakan bunda hari ini.
Seorang bunda harus menjadi ibu cerdas bagi suaminya dan anak anaknya dalam membentengi budaya yang tidak baik terutama pada tontonan baik itu televisi, video laptop, PC dll yang sifatnya bisa bergerak.
Seharusnya seorang bunda harus bisa memberikan tontonan yang baik dengan selalu mencari banyak informasi dari sumber yang baik dan di percaya.
Bila ingin seperti apa tontonan yang berkualitas bagi anak anak muslim bisa coba mencari video berikut ini
1. Hafidz Qur'an
Yang berprasangka buruk kalau menonton hafidz Qur'an menjadikan menjadi anak kuper dan tidak maju tapi sejatinya ia pendidikan yang baik yang menambah mental aqidah dan aqhlak bertambah
2. Hafidz dunia
Ini adalah para hafidz anak anak dari berbagai negara dunia ada dari indonesia, malaysia, pakistan, bangladesh, maroko, amerika semua ada sehingga ketika anak kita menontonnya mereka akan termotivasi untuk bisa menjadi hafidz papan dunia dan di harapkan bisa menjadi ulama yang tawadhu'
Rasanya bila kita menontonnya merasa malu betapa mereka mau menghafal Quran dengan alasan kuat bahkan terkadang ia buta tapi semangat menghafalkan Quran luar biasa.
3. Kartun Islami Dodo Syamil
Saya pernah mendownload video kartun ini di youtube.com dan setelah di tonton sangat bagus sangat luar biasa patut untuk di tonton anak anak kita yang di harapkan untuk menjadi anak shaleh dan shalehah berbakti kepada orang tua
4......
Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini? Sampaikan opini di komentar

Rekomendasi Buku


Sejarah Pendidikan Islam: Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasullulah Sampai Indonesia


Penulis dan Sebuah Buku

Baru mendapat secercah inspirasi bahwa penulis pemula ingin agar bukunya cepat terbit dan laris.

Ketika saya bertandang untuk sekedar mampir di blog mbak rani yulianti dan sebenarnya bingung mau membaca beberapa artikel blog tersebut, tapi akhirny jatuh ke tentang kisahnya di balik buku

Lanjut bahwa menulis untuk sebuah buku itu di perlukan namanya semua kesabaran yang penuh dan luar biasa. Terkadang penulis pemula ngebet untuk mentereng agar karyanya bisa terbit dan dan masuk rak rak buku populer toko buku.

Semua perlu perjuangan sebagai cerita pengalaman mbak rani ini. Pernah ada seorang pemesan buku karyanya nanti dan pemesan itu membatalkan rencana untuk membelinya, mau tidak mau mbak dengan perasaan berat hati harus membayar sang ilustator gambar di karya bukunya.

Setelah karya itu jadi dan di diamkan begitu saja maka ia berusaha untuk mencari penerbitan agar menerbitkan bukunya itu.

Dan ketika sudah pada masanya karya itu terbit dan tanpa yang di sangka sangka ada ada temannya untuk mempromosikan buku tersebut ke sebuah stasiun radio agar harapan buku itu di lirik pembeli.

Tapi ada juga suara masuk ke SMSnya untuk mempertanyakan lebih jauh tentang buku itu dan ke depannya berharap bisa laris.

Begitulah perjuangan seorang penulis ada kalanya kita putus asa untuk berhenti berkarya dan tidak jadi untuk menerbitkan bukunya.

Bila ingin jadi penulis teruslah menulis teruslah menulis jangan diamkan diri, seorang ulama aja bisa menghasilkan karya berkualitas dan bagaimana dengan kamu?

Cukuplah Allah yang menjadi motivasi dan penyemangat untuk bisa berkarya lebih nyata dan bersinergi lebih.

Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini?

Halal bi Halal, Tradisi Silam Indonesia

Halal bi Halal merupakan sebuah tradisi islam nusantara ketika era kejayaan walisongo dulu era islam dulu.

Hingga kini tradisi ini tetap menjadi budaya yang tetap eksis di tengah medan berat globalalisasi.

Halal bi Halal adalah tradisi saling maaf memaafkan antar saudara sesama muslim terkhususnya di indonesia atau juga ajang untuk saling memaafkan kesalahan kesalahan yang pernah di lakukan saudara sesama muslim ketika berbuat salah di masa masa lalu dalam hidup kita.

Bukannya manusia terkadang berbuat salah dalam hidupnya dalam tindakannya sehingga menyakiti hati saudara muslim yang lain maka melalui tradisi Halal bi Halal menjadi tradisi untuk saling memaafkan.

Berharap dengan adannya tradisi setelah hari raya idul fitri ini bisa membersihkan penyakit hati yang ada di tubuh umat islam.

Tapi terkadang tradisi Halal bi Halal ini sedikit bertentangan dengan penerapan syariat misalnya ketika Halal bi Halal berlangsung saling memberi maaf dengan salam antara bukan mahram sudah menjadi hal jamak di masyarakat (laki laki dan perempuan) saling salam salaman padahal bukan mahramnya ini bertentangan dengan bersalam ala yang di ajarkan rasulullah saw

Persepsi seperti salam antar pria dan wanita harus di pisahkan pria, memberi salam kepada yang pria wanita kepada yang wanita bukan malah bercampur aduk.

Harus di perbarui Halal bi Halal dengan lebih benar sesuai ajaran rasulullah tanpa harus menghilangkan makna tradisi Halal bi Halal.

Selamat hari raya idul fitri 1436 H mohon maaf lahir dan bathin

Tulisan ini terinspirasi ketika membaca blog mas arif rahman di salah satu tulisannya Halal bi Halal, Wadah Untuk Memperkokoh dan Mempererat Tali Silaturahmi

Tentang Rendang

Rendang adalah satu makanan khas indonesia yang populer di ke kancah perkulineran dunia.

Bahkan rendang pernah masuk daftar kuliner favorit di luar negeri. Menurut tabloid yang saya baca dulu kuliner khas negeri padang sumatra barat ini masuk no 35 dari 50 atau 100 kuliner dari seluruh dunia lainnya, saya lupa secara pasti.

Saya sendiri terkadang suka rendang ketika sedang nafsu nafsunya makan rendang, tetapi berbeda bila tidak ada nafsu makan rendang pun tidak memikat selera.

Saya terinspirasi menulis makanan atau kuliner rendang ketika membaca artikel blog Hilman Graha tentang Rendang Yang Penuh Harapan

Saya baca itu bikin ngiler untuk makan rendang buatan ibu dan menikmati kelezatan kenikmatan selera rendang

Bagaimana dengan pendapat Anda tentang tulisan ini? Tuliskan opini Anda

Sinar Mentari : Inspirasi??

Saya sedang ikut ikutan nulis gara gara terinspirasi oleh blognya kandang bubrah miliknya mas zainal abidine dari situ ikut ikutan lagi ke mak ely tentang kekuatan sebuah foto hehe..

Maka saya sedikit ikutan aja kalau foto bisa kita paparkan untuk bahan menulis bahan blog update terbaru blog yang kita punya.

Saya menyiapkan foto yang menampakkan matahari pagi di foto yang di upload.

Foto ini saya ambil hari jumat 10 juli 2015 di ungaran timur kabupaten semarang pas bulan ramadhan dalam nafar ramadhan

Rasanya seru ya kalau jalan jalan sambil foto foto tempat yang baru di kunjungi yang kesannya sepele. Banyak orang selalu males untuk sekedar foto yang bukan dirinya, keluarganya, teman temannya tapi memfoto banyak hal itu seru dan unik dan bisa mendatangkan insiprasi kedepannya kita tak tahu inspirasi bisa datang dari mana?

Salah satunya adalah foto yang baru saya potret ini bisa memberikan inspirasi bila kita sadari tapi padanya ada pula yang belum menyadarinya seperti menunggu inspirasi datang.

Coba deh apa yang bisa Anda ungkapkan/deskripsikan tentang foto/gambar dalam komentar sebagai bukti bahwa inspirasi bisa datang kapan dan di mana saja oke..

Anak Liberal dengan Anak Islam

Terinspirasi ketika membaca postingnya mbak diah siregar tentang jaman anak masa kini dan jaman dulu telah berbeda jauh.

Anak masa kini telah di perangi melalui budaya lewat pemikiran yang di sebut ghazwul fikr

Mereka anak anak kita, saudara, teman, atau siapa saja telah menjadi obyek sasaran perang pemikiran yang menjadi kekhawatiran besar di abad ini termasuk saya dan mbak diah siregar dalam tulisan tentang anak jaman sekarang

Terkadang di sekitar lingkungan kita rasanya kurang menyadari tentang karakter anak anak kita anak anak tetangga yang ada di sekeliling kita.

Anak anak bersikap seperti berpola bebas yang liberal sebagai contoh anak perempuan yang menyanyikan lagu sakitnya tuh di sini dan suka dengan permainan budaya imporan korea, india, amerika, eropa melalui budaya yang tidak mencerminkan kepribadian bangsa indonesia.

Itulah zaman teknologi yang begitu cepat dalam penyebaran informasi sehingga untuk membatasi akses anak anak agar tidak terjebak dalam lingkungan yang buruk.

Tapi tidak berlaku rasanya ketika anak anak di didik ketika masih dalam kandungan ibunya untuk di didik sesuai panutan Al Quran an tapi itu saja masih belum cukup karena minimnya pengetahuan informasi dalam pendidikan anak di usia ini.

Sebagai contoh orang tua yang muslim terkadang melalaikan satu hal untuk mendidik putra putrinya agar menjadi manusia cerdas berwawasan luas tentang ajaran aqidah islam sebelum berusia baligh.
Ketika seorang sebelum usia baligh sudah ahli dalam aqidah islam secara mantap, sholatnya juga mantap, hafalan Qur an nya juga luar biasa, ilmu hadits juga mantap di usia yang masih begitu belia di usia baligh pokoknya bila sejak kecil telah di tanamkan pendidikan islam dalam tindakan nyata bukan sekedar ba bi bu ba bi bu saja tapi setiap tindakan berbicara dan bertingkah itu juga perlu dalam masa depan anak..

Bila pemahaman akan dasar dasar islam porsinya lebih besar dalam tindakan bukan sekedar teori. Dan bila hal ini sudah kokoh dan kuat maka level level lainnya kuat sehingga gempuran globalisasi dalam diri anak anak masih bisa di tepis.

Semua solusi ada dalam islam tapi kita harus tahu ilmu dasarnya sehingga tidak bingung, tapi yang terjadi di jaman ini orang tua, pendidik masa kini bingung dengan agamanya sendiri mengambil hujjah dari aturan islam tak mau ia lebih mengambil pemikiran yang liberal, sekuler yang harapannya bisa membentengi anak anaknya tapi hasilnya jebol.

Maka pelajari pola pola dasar pendidikan islam dengan benar dan lurus tapi orang muslim sudah merasa cukup atas agamanya.

Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini?

Khamis, 9 Julai 2015

Bunga Matahari

Bunga matahari ini saya foto pada bulan april kalau tidak salah hari jum'at tanggal 9 ketika sebelum sampai pos awal pendakian karena sepeda motor tidak kuat.

memang sungguh indah bunga mataharinya. rasanya ingin naik gunung lagi untuk berfoto foto dan mengabadikan alam keindahan ke dalam blog dan tulisan tulisan hebat para perajajut pena.

maaf cuma singkat. kira kira apa pendapatmu tentang Bunga Matahari di atas? coba deskripsikan?

Jagalah Persatuan Umat, Mengapa?

Memulai untuk menjaga persatuan haruslah di mulai dari hal paling kecil dan kelihatan memang sepele padahal bila kita mau memahami hakikat kehidupan yang di pandu oleh Allah melalui Al Quran an dan As Sunnah.

Sebuah Harga Diri, Antara Aku dan Pengaruhnya

Aku berpikir bahwa siapa yang bisa merusak sebuah harga diri?

Aku merenungi dan meresapi bahwa yang merusak harga diri adalah diri kita sendiri kitalah yang mengotori yang menodainya.

Tapi terkadang kita lupa bahwa seseorang telah menodai telah menghancurkan masa depan padahal sejatinya kita sendiri, kita hanya terpengaruh oleh orang di luar itu.

Bila sudah begini terkadang aku merasa sedih bimbang tak menentu bagaimana jiwaku yang sekarang ini yang sedang merasakan getaran batin, rasanya tangis hendak mengemuka tapi di tahan agar tidak menangis itulah aku.

Setan memanglah cerdas dalam mempengaruhi agar setiap individu ternodai dalam lembah durjana huhuhu...

Rabu, 8 Julai 2015

Pas Beli Bibit lele


Isnin, 6 Julai 2015

Pesona Ungaran


ini adakah pesona sebelum menuju puncak gunung ungaran semarang jawa tengah ketika liburan pasca ujian MID Semester Kuliah.

maaf ngga lengkap karena sibuk banget. insya allah lain waktu