Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Memaparkan catatan dengan label Penulis. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Penulis. Papar semua catatan

Selasa, 11 Ogos 2015

Cara Mendapatkan Inspirasi Menulis

“Penulis di tuntut banyak membaca, meringkas, menyimpulkan, dan mengungkapkan apa yang ia baca dalam bahasa berbeda dalam kata lain adalah bahasa sendiri”

Ya seorang penulis harus di tuntut serba bisa.

Selasa, 4 Ogos 2015

Cara Perang Penulis Islam dan Penulis Non Islam

'Sebagai seorang penulis pasti harus punya ilmu dulu.

Setiap penulis pasti ada ilmu yang di kuasainya bukan?

Jumaat, 31 Julai 2015

Writers Blocks = Kehabisan Ide

Setiap kali hendak menulis pasti banyak mengalami kebuntuan ide akan menulis apa dalam naskahnya, blog nya, note faceboonya sebagai seorang penulis pemula.

Rabu, 29 Julai 2015

Muslim harus Bisa Berkarya Mulia

seorang penulis tidak di lahirkan dari seorang penulis tapi ia di lahirkan berkat pemaksaan yang berulang ulang.... 

dengan tulisan ia bisa merubah sejarah lihatlah imam syafii, imam hambali,

Khamis, 16 Julai 2015

Secercah Pengalaman dari Ibu Wylnera Wiwik

Saya suka tulisan yang di share ibu Wylvera wiwik tentang secercah pengalaman tentang Menulis di koran tempo sebuah pengalaman menulis yang menberi secercah motivasi buat penulis pemula.

Sebuah kiprah yang tidak di sangka sangka ternyata telah menghantarkan kepada kebahagiaan. Saya juga ikut merasakan benih kebahagiannya walaupun hanya menulis pengalaman singkat ini

Saya berusaha untuk tetap menulis sebanyak mungkin setiap hari agar tidak sia sia sehari tidak menulis. Menulis akan berbuah manfaat di masa yang akan datang bila kita di hari ini berusaha dan memaksimalkan peoses usaha membesarkan impian cita cita kita dalam menulis.

Sebagaimana para penuntut ilmu di zaman para sahabat , para tabiin dan para sesudahnya mereka menulus setiap hari sehingga buah karya begitu banyak dan mengagumkan banyak manusia lain yang mengambil manfaat darinya.
Kalau yang di tulis ibu Wylvera Wiwik ini akan sangat berbeda dengan istilah penjara suci ya hehe.. pencara suci hanya di kaitkan kepada mereka yang pernah mengenyam pendidikan pondok pesantren sehingga tidak bebas sebagai bersekolah di sekolah negeri.

Mereka yang di penjara di penjara suci mengira tidak gaul , kuno, kolot, kurang pergaulan dan lain lain sehingga mssa depan bila sekolah di penjara suci masa depan nya buram.


Angan angan mereka tentang anggapan penjara suci salah, di penjara suci kita akan mendapatkan beragam hikmah setelah lulus nanti.

Baik, selayaknya kita bisa bersyukur ya bisa di beri kenikmatan berupa aroma kebebasan tidak terkekang dalam penjara, eh bukan penjara suci lagi tapi penjara beneran yang menjadi bagian dari para penegak hukum negeri ini.

Mereka terpenjara mungkin seperti yang telah di paparkan dalam tulisan mbak Wylvera Wiwik dalam pengalaman tentang menulis di koran tempo sangat tepat bahwa anak anak remaja kini telah melakukan kejahatan yang seharusnya tidak mereka lalukan tapi ya sudah karena sebuah kebutuhan yang mendesak
Saya berharap dari tulisan ini yang di kutip dari ibu Wylnera Wiwik bisa memberi seberkas cahaya kedamaian, ketentraman, dan kedamaian Ilahi.

Jumaat, 10 Julai 2015

Penulis dan Sebuah Buku

Baru mendapat secercah inspirasi bahwa penulis pemula ingin agar bukunya cepat terbit dan laris.

Ketika saya bertandang untuk sekedar mampir di blog mbak rani yulianti dan sebenarnya bingung mau membaca beberapa artikel blog tersebut, tapi akhirny jatuh ke tentang kisahnya di balik buku

Lanjut bahwa menulis untuk sebuah buku itu di perlukan namanya semua kesabaran yang penuh dan luar biasa. Terkadang penulis pemula ngebet untuk mentereng agar karyanya bisa terbit dan dan masuk rak rak buku populer toko buku.

Semua perlu perjuangan sebagai cerita pengalaman mbak rani ini. Pernah ada seorang pemesan buku karyanya nanti dan pemesan itu membatalkan rencana untuk membelinya, mau tidak mau mbak dengan perasaan berat hati harus membayar sang ilustator gambar di karya bukunya.

Setelah karya itu jadi dan di diamkan begitu saja maka ia berusaha untuk mencari penerbitan agar menerbitkan bukunya itu.

Dan ketika sudah pada masanya karya itu terbit dan tanpa yang di sangka sangka ada ada temannya untuk mempromosikan buku tersebut ke sebuah stasiun radio agar harapan buku itu di lirik pembeli.

Tapi ada juga suara masuk ke SMSnya untuk mempertanyakan lebih jauh tentang buku itu dan ke depannya berharap bisa laris.

Begitulah perjuangan seorang penulis ada kalanya kita putus asa untuk berhenti berkarya dan tidak jadi untuk menerbitkan bukunya.

Bila ingin jadi penulis teruslah menulis teruslah menulis jangan diamkan diri, seorang ulama aja bisa menghasilkan karya berkualitas dan bagaimana dengan kamu?

Cukuplah Allah yang menjadi motivasi dan penyemangat untuk bisa berkarya lebih nyata dan bersinergi lebih.

Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini?

Jumaat, 26 Jun 2015

Belum Saatnya Bagiku untuk Menulis Karya Fiksi Mengapa?

Sebenarnya hati kecilku juga ingin menjadi seorang penulis novel seorang penulis cerita cerita yang di bumbui oleh khayalan.

Rabu, 24 Jun 2015

Setiap Insan, Harusnya Menulis Mengapa?

Setiap manusia itu unik
dan setiap manusia itu punya beragam karakter yang pasti berbeda beda

oleh karena itu karakter manusia harus di pahami dan butuh pengertian.

Rabu, 27 Mei 2015

Jejak Menulis, tapi tak Disadari

Setiap jejak apa yang telah di torehkan pasti akan ada manfaatnya.
Tapi tidak begitu menyadarinya dan tak pernah terpikir di benaknya tak terpikir dalam angan angannya.

Ahad, 10 Mei 2015

Siapa penulis idolamu?

Siapa penulis yang telah mempengaruhi cita cita impian Anda untuk menjadi penulis?

Apakah dia beragama islam, atau bukan, apakah ia penganut paham liberal sekuler atau paham kebenaran mutlak Allh swt?

Mau jadi penulis seperti JK Rowling sang penulis fiksi populer dengan bukunya berseri tentang Harry Potter padahal seorang liberal sekuler dan bukan dari kalangan agama yang sama.

Apakah kita yang muslim mau mengikuti manhaj atau kemauan metode mereka? Kenapa tidak yang sepaham atau seagama dengan kita?

Banyak penulis fiksi islam yang patut di jadikan teladan contoh untuk menjadikan karya tulis bisa mengimbangi penulis nonmuslim

Penulis fiksi indonesia sekaliber asma nadia, habiburrahman el shirazy, andrea hirata, ahmad fuadi, tere liye bisa di jadikan teladan dalam menulis karya fiksi kita.

Jangan sampai penulis muda islam ikutan menjadi penulis karya karya fiksi maupun non fiksi liberal dari dalam negeri misalnya ayu utami salah satunya.

Para penulis muda islam jangan sampai mengajak saudara saudara kita yang muslim jatuh ke kubangan liberal sekularisme.

Jadi siapa penulis idolamu perusak aqidah atau para pencari untung keduniawian?

Banyak sekali tokoh penulis hebat muslim yang lebih hebat dari seorang JK Rowling, Herbert Spencer, dan lain lain tapu kebanyakan penulis muda muslim tidak tahu apa apa yang mereka tahu penulis hebat adalah mereka dari kalangan non muslim. Kita salah besar, baca dan cari penulis besar muslim yang karyanya begitu mendunia begitu menjadi rujukan para ilmuwan dunia barat.

Berhentilah kalian mengidolakan secara berlebih lebihan penulis bukan islam, harusnya kita bangga sebagai muslim.