Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Memaparkan catatan dengan label anak muda. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label anak muda. Papar semua catatan

Selasa, 11 Ogos 2015

Miras Upaya untuk Merusak Generasi Muda Islam

Saya sedih.

Saya khawatir dengan satu hal ini yang memicu sumber dari kriminalitas.

Tentang maraknya miras (minuman keras) yang kian marak dan laris bagaikan kacang yang selalu saja laris di pasaran.

Banyak hal yang begitu banyak saya khawatirkan tentang miras bagi anak anak muda yang hidup di masa modern yang penuh dengan gegap gempita kemewahan yang semu.

Ahad, 9 Ogos 2015

Obati Muslim dengan Perasaan Gembira

memberikan perasan gembira kepada manusia lain sekarang sulit di temui.

apalagi dari saudara saudara kita yang notabene dari kalangan islam.

Sabtu, 8 Ogos 2015

Ragamnya Sedekah, Masya Allah

masyaallah...

ternyata beragam cara untuk bersedekah yang mungkin tidak di sadari, begitu juga dengan saya.

Rabu, 5 Ogos 2015

Sisihkan Uang Kita untuk Sekedar Bersedakah

berapa banyak orang yang bekerja guna untuk menumpuk uang guna kehidupannya baik masa kini maupun masa depannya.

berapa banyak yang menyisihkan untuk bersedekah, berderma, untuk di masukkan di kotak amal, kotak infaq dan lain lain?

Sabtu, 1 Ogos 2015

Akar Kemiskinan = Akar Kejahatan

Benarkah menurut Anda bahwa kemiskinan adalah akar dari kejahatan? Akar dari kriminalitas? Akar cikal awal orang berbuat judi, korupsi, suap dan menyuap?

Bila tidak apa alasan kok bisa demikian? Bahwa yang ini tidak benar menurut Anda. Apakah dari penyebab kejahatan adalah bermula dari uang? Bila ya apa alasan tersebut?

Bila menurut saya akar sebuah kejahatan bermula dari kemiskinan. Mengapa? Karena orang miskin yang imannya lemah mudah tergoda dengan sesuatu hal seperti tergoda ingin mencuri uang maka akar kejahatan itu muncul.

Bila banyak orang miskin dalam satu kampung tak bisa bertindak untuk melawan kemiskinannya, kemungkinannya maka akan muncul benih benih kejahatan untuk mencuri melakukan perbuatan menyimpang untuk cepat kaya seperti melakukan perjudian tindak kekerasan atas nama harga diri.

Munculnya kejahatan bukan di lihat dari uang tapi kemiskinan. Bila kemiskinan itu tak bisa di berantas mungkin kejahatan akan tetap bertambah.

Bahkan negara tidak bisa memberantas kemiskinan yang terjangkit di negri ini. Kemiskinan bertambah angka kejahatan juga bertambah.

Banyaknya lapangan pekerjaan kurang membawa solusi yang tepat makin bertambah akar kerusakan.

Susah untuk di paparkan lebih kompleks, semua saling berkaitan tidak satu segi yang mana banyak orang menilai dari satu segi tidak menilai dari segi lain secara bersama.

Sehingga itu tidak mungkin di berantas kejahatan itu bila kemiskinan terus di biarkan. Kemiskinan harus di minimalkan.

Bagaimana dengan pendapat Anda tentang tulisan ini?

Jumaat, 24 Julai 2015

Berbahagia Saat memiliki Anak Hafudz Quran

Subhanallah... bila anak anak bisa hafal Alquran di usia yang masih sangat belia.

Sungguh berbahagia hati setiap orang tua muslim. Seperti yang di lakukan seorang muslimah ini terhadap bayi bayinya ketika itu masih dalam kandungannya hingga ia berusia 4,5 tahun. Ibu yang telah sukses melahirkan hafidz termuda itu bernama Rasya el-Ghayyar.

Saya berharap kelak memiliki anak yang bisa lahir dari ibu seperti itu. Coba baca rahasianya ibu ini apa rahasianya

Ia seorang apoteker sekaligus dosen, sungguh luar biasa sekali di mana banyak muslimah muslimah sibuk dengan apa apa yang menjadi kesibukannya tapi beliau berusaha untuk menjadikan anak anaknya bisa khatam dan hafidz quran.

Banyak muslimah kini lalai akan pendidikan putra putrinya agar bisa menjadi generasi tangguh guna memperjuangkan islam di muka bumi.

Nangis rasanya merasa malu bila anak anak kelak tidak bisa seperti mereka tapi ia sibuk dengan urusan dunia yang sedikit dari segalanya. Menangis benar ia bisa lebih dari sekedar ibadah tapi kebanyakan dari kita terpesona dengan lingkaran tipu daya dunia.

Sungguh beruntungnya bila menjadi suami yang cerdas dalam agama dan bisa mempengaruhi istri untuk bisa melahirkan dan melakukan yang terbaik untuk keluarga dan anak anak menjadi hafidzul quran di usia yang lebih belia lagi dari 4,5 tahun.

Subhanallah...

Khamis, 16 Julai 2015

Secercah Pengalaman dari Ibu Wylnera Wiwik

Saya suka tulisan yang di share ibu Wylvera wiwik tentang secercah pengalaman tentang Menulis di koran tempo sebuah pengalaman menulis yang menberi secercah motivasi buat penulis pemula.

Sebuah kiprah yang tidak di sangka sangka ternyata telah menghantarkan kepada kebahagiaan. Saya juga ikut merasakan benih kebahagiannya walaupun hanya menulis pengalaman singkat ini

Saya berusaha untuk tetap menulis sebanyak mungkin setiap hari agar tidak sia sia sehari tidak menulis. Menulis akan berbuah manfaat di masa yang akan datang bila kita di hari ini berusaha dan memaksimalkan peoses usaha membesarkan impian cita cita kita dalam menulis.

Sebagaimana para penuntut ilmu di zaman para sahabat , para tabiin dan para sesudahnya mereka menulus setiap hari sehingga buah karya begitu banyak dan mengagumkan banyak manusia lain yang mengambil manfaat darinya.
Kalau yang di tulis ibu Wylvera Wiwik ini akan sangat berbeda dengan istilah penjara suci ya hehe.. pencara suci hanya di kaitkan kepada mereka yang pernah mengenyam pendidikan pondok pesantren sehingga tidak bebas sebagai bersekolah di sekolah negeri.

Mereka yang di penjara di penjara suci mengira tidak gaul , kuno, kolot, kurang pergaulan dan lain lain sehingga mssa depan bila sekolah di penjara suci masa depan nya buram.


Angan angan mereka tentang anggapan penjara suci salah, di penjara suci kita akan mendapatkan beragam hikmah setelah lulus nanti.

Baik, selayaknya kita bisa bersyukur ya bisa di beri kenikmatan berupa aroma kebebasan tidak terkekang dalam penjara, eh bukan penjara suci lagi tapi penjara beneran yang menjadi bagian dari para penegak hukum negeri ini.

Mereka terpenjara mungkin seperti yang telah di paparkan dalam tulisan mbak Wylvera Wiwik dalam pengalaman tentang menulis di koran tempo sangat tepat bahwa anak anak remaja kini telah melakukan kejahatan yang seharusnya tidak mereka lalukan tapi ya sudah karena sebuah kebutuhan yang mendesak
Saya berharap dari tulisan ini yang di kutip dari ibu Wylnera Wiwik bisa memberi seberkas cahaya kedamaian, ketentraman, dan kedamaian Ilahi.

Jumaat, 10 Julai 2015

Pola Pendidikan Anak, Kekerasan dan Kelembutan

Saya setuju sekali setelah membaca tulisan dari seorang blogger Inku Hikari tentang tontonan televisi yang berkualitas dan menambah perilaku kebaikan dan bibit pembenihan akhlak
Bahwa tontonan kekerasan tontonan yang berdasarkan fiktif belaka yang sarat pengrusakan akan menambah beban moral kedepannya seperti paparan yang di tulis blogger Inku Hikari dalam artikelnya 3 Tontonan Anak Bermutu Selama Ramadhan
Tapi orang tua sekarang rasanya kurang begitu memperhatikan tontonan pada anak anaknya terutama sang ibu. Ketika di lihat bunda mungkin berpikiran tidak apa apa kan dia masih kecil sehingga dia tidak akan apa apa yang di tontonnya, mungkin begitulah persepsi kebanyakan bunda hari ini.
Seorang bunda harus menjadi ibu cerdas bagi suaminya dan anak anaknya dalam membentengi budaya yang tidak baik terutama pada tontonan baik itu televisi, video laptop, PC dll yang sifatnya bisa bergerak.
Seharusnya seorang bunda harus bisa memberikan tontonan yang baik dengan selalu mencari banyak informasi dari sumber yang baik dan di percaya.
Bila ingin seperti apa tontonan yang berkualitas bagi anak anak muslim bisa coba mencari video berikut ini
1. Hafidz Qur'an
Yang berprasangka buruk kalau menonton hafidz Qur'an menjadikan menjadi anak kuper dan tidak maju tapi sejatinya ia pendidikan yang baik yang menambah mental aqidah dan aqhlak bertambah
2. Hafidz dunia
Ini adalah para hafidz anak anak dari berbagai negara dunia ada dari indonesia, malaysia, pakistan, bangladesh, maroko, amerika semua ada sehingga ketika anak kita menontonnya mereka akan termotivasi untuk bisa menjadi hafidz papan dunia dan di harapkan bisa menjadi ulama yang tawadhu'
Rasanya bila kita menontonnya merasa malu betapa mereka mau menghafal Quran dengan alasan kuat bahkan terkadang ia buta tapi semangat menghafalkan Quran luar biasa.
3. Kartun Islami Dodo Syamil
Saya pernah mendownload video kartun ini di youtube.com dan setelah di tonton sangat bagus sangat luar biasa patut untuk di tonton anak anak kita yang di harapkan untuk menjadi anak shaleh dan shalehah berbakti kepada orang tua
4......
Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini? Sampaikan opini di komentar

Rekomendasi Buku


Sejarah Pendidikan Islam: Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasullulah Sampai Indonesia


Anak Liberal dengan Anak Islam

Terinspirasi ketika membaca postingnya mbak diah siregar tentang jaman anak masa kini dan jaman dulu telah berbeda jauh.

Anak masa kini telah di perangi melalui budaya lewat pemikiran yang di sebut ghazwul fikr

Mereka anak anak kita, saudara, teman, atau siapa saja telah menjadi obyek sasaran perang pemikiran yang menjadi kekhawatiran besar di abad ini termasuk saya dan mbak diah siregar dalam tulisan tentang anak jaman sekarang

Terkadang di sekitar lingkungan kita rasanya kurang menyadari tentang karakter anak anak kita anak anak tetangga yang ada di sekeliling kita.

Anak anak bersikap seperti berpola bebas yang liberal sebagai contoh anak perempuan yang menyanyikan lagu sakitnya tuh di sini dan suka dengan permainan budaya imporan korea, india, amerika, eropa melalui budaya yang tidak mencerminkan kepribadian bangsa indonesia.

Itulah zaman teknologi yang begitu cepat dalam penyebaran informasi sehingga untuk membatasi akses anak anak agar tidak terjebak dalam lingkungan yang buruk.

Tapi tidak berlaku rasanya ketika anak anak di didik ketika masih dalam kandungan ibunya untuk di didik sesuai panutan Al Quran an tapi itu saja masih belum cukup karena minimnya pengetahuan informasi dalam pendidikan anak di usia ini.

Sebagai contoh orang tua yang muslim terkadang melalaikan satu hal untuk mendidik putra putrinya agar menjadi manusia cerdas berwawasan luas tentang ajaran aqidah islam sebelum berusia baligh.
Ketika seorang sebelum usia baligh sudah ahli dalam aqidah islam secara mantap, sholatnya juga mantap, hafalan Qur an nya juga luar biasa, ilmu hadits juga mantap di usia yang masih begitu belia di usia baligh pokoknya bila sejak kecil telah di tanamkan pendidikan islam dalam tindakan nyata bukan sekedar ba bi bu ba bi bu saja tapi setiap tindakan berbicara dan bertingkah itu juga perlu dalam masa depan anak..

Bila pemahaman akan dasar dasar islam porsinya lebih besar dalam tindakan bukan sekedar teori. Dan bila hal ini sudah kokoh dan kuat maka level level lainnya kuat sehingga gempuran globalisasi dalam diri anak anak masih bisa di tepis.

Semua solusi ada dalam islam tapi kita harus tahu ilmu dasarnya sehingga tidak bingung, tapi yang terjadi di jaman ini orang tua, pendidik masa kini bingung dengan agamanya sendiri mengambil hujjah dari aturan islam tak mau ia lebih mengambil pemikiran yang liberal, sekuler yang harapannya bisa membentengi anak anaknya tapi hasilnya jebol.

Maka pelajari pola pola dasar pendidikan islam dengan benar dan lurus tapi orang muslim sudah merasa cukup atas agamanya.

Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini?

Rabu, 1 Julai 2015

Buka Bersama dan Pelantikan IMAMTA

acara besar yang di selenggarakan oleh IMAMTA telah berhasil di gelar pada senin 29 juni 2015

acaranya seperti talkshow antara mahasiswa MTA dengan Al-Ustadz ahmad sukina

saya mendengarkan acara ini di hadiri oleh 300 mahasiswa bila tidak salah dengar.

dalam acara ini pula juga di lantik pengurus baru IMAMTA tahun 2015/2016 dan berjalan lancar tanpa godaan yang berarti.

tampak gambar di atas Al-Ustadz  drs. Ahmad Sukina memberikan map kepada para pengurus baru yang juga pelantikan secara simbolis.

harapannya pengurus pengurus baru ini nanti bisa menjalankan amanah dengan baik dan bisa membuat gebrakan gebrakan dalam ranah IMAMTA untuk kemajuan dakwah islam

Isnin, 29 Jun 2015

Pra IMAMTA GREAT EVENT 4

Pra IMAMTA GREAT EVENT

Sabtu, 27 Jun 2015

Puasa, Apa itu?

Puasa adalah sebenarnya syariat yang di tetapkan oleh Allah tuhan semesta Alam.

Jumaat, 26 Jun 2015

Inilah Kelakukan Buruk Anak Laki Laki di Bulan Puasa

Sebenarnya baru dapet ide dan inspirasi tadi pagi ketika berimajinasi, oh secara tidak sengaja ide ini muncul dan saya tulis di agenda buku.

Isnin, 22 Jun 2015

Bekerja sebagai Sarana Dakwah, Mengapa?

manusia bekerja pasti untuk memenuhi kebutuhan hidup kebutuhan akan hajatnya.

benar atau tidak?

saya rasa demikian begitu kok, tapi pernahkah terpikir bekerja untuk menabung amal?

Jumaat, 12 Jun 2015

Berfikir Adalah Anugrah

pernahkah Anda berfikir dengan waras?

jawabanya relatif. tidak banyak manusia di muka bumi yang bisa berfikir dengan akal sehatnya.

berfikir adalah salah satu nikmat pemberian Tuhan. bahkan setiap manusia pasti berbeda-beda dalam mendefinisikan siapa tuhan mereka.

jika orang islam tuhan mereka adalah Allah itu pasti, tapi kalau agama lain beda tapi ia mengakui akan keberadaan tuhan pasti ada.

Rabu, 10 Jun 2015

Berhasil vs Kegagalan

Diriku tidak bisa karena belum menemukan resep terbaik untuk bisa maka jalan terbaik teruslah mencoba.

Diriku gagal  karena belum di pantaskan oleh Allah untuk menuai hasil, tapi tidak ada kata berhenti teruslah mencari resep jitu untuk memetik hasilnya. (baca juga : Islam Ajaran Tauhid)

Isnin, 8 Jun 2015

Ibu Cerdas : Generasi Cerdas

Belum semua ibu tahu bahwa dirinya adalah indikator kecerdasan sebuah bangsa.
"Ibu adalah kunci. Kunci dari maju mundurnya suatu generasi. Dengan kasih sayangnya, dengan cintanya, seorang ibu tulus ikhlas merawat dan mendidik putra dan putrinya untuk meraih sukses gemilang dunia dan akhirat. Tanpa mengharap imbalan"

Jumaat, 5 Jun 2015

Kasih Sayang itu Luar Biasa

Setiap individu sudah pernah merasakan kasih sayangNya bukan?
Setiap indivudu telah di anugerahi kasih sayang dari tuhan. Bila tidak ada kasih sayang orang seperti kita tidak akan pernah lahir ke dunia.

Jumaat, 15 Mei 2015

Pemimpin. Wanita, Efek Sampingnya

Ketika saya melihat fenomena fenomena baru di ranah tanah air indonesia semakin bermunculan kaum wanita menggantikan posisi kaum pria di setiap jenjang kehidupan.

Dan tak pelik lagi hingga ranah sektor pertamina, kepolisian, pejabat pemerintahan sekelas dpr dprd dan lain lain. (Baca juga : Sekelumit efek wanita bepergian)

Ia lupa dengan pekerjaan sesungguhnya sebagai seorang ibu dan atau juga bisa karena ia ketidaktahuannya tentang pekerjaan terhebat termulia dari seorang perempuan seorang wanita seorang calon ibu calon pendidik yang agung du mata anak anaknya kelak. (Baca juga : Berdakwah Tugas Setiap Laki-Laki Muslim)

Perempuan kekinian juga di sibukkan dengan mencari uang dan seperti yang sudah di jelaskan tadi lupa dan mengurus rumah tangganya lupa melayani suaminya sehingga suaminya murka kepadanya. (Baca juga : Godaan Wanita Adalah Harta, Benarkah?)

Selain itu posisi wanita makin dominan dalam di mana ia bekerja misal di pom bensin hal ini akan menjadi fitnah kepada pelanggannya yang laki laki dan memandang mandangnya. Ini berbahaya dan musibah besar bila semakin berkelanjutan yang tiada henti.. (Baca juga : Cinta Buta, Itu Bukan Cinta Namanya)

Tidak hanya di sini juga supermarket juga demikian, bila mau berfikir panjang dan tidak menyimpulkan dengan begitu cepatnya bisa jadi mendapat ibrahnya. (Baca juga : Muslimah Tomboy, Problema Besar bagi Agama)

Bayangkan bila presidennya wanita, wakilnya wanita menteri menteriya juga wanita, kepala daerahnya juga wanita apa tidak ada efek buruknya? Jelas ada hanya orang yang mampu berfikir jernih dan bisa memahami efek yang lebih gawat lagi. (Baca juga : Problem Celana Jeans pada Diri Muslimah)

Bayangkan sendiri dan saran bagaimana dengan pendapat Anda?