Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...
Memaparkan catatan dengan label renungan. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label renungan. Papar semua catatan

Rabu, 5 Ogos 2015

Sisihkan Uang Kita untuk Sekedar Bersedakah

berapa banyak orang yang bekerja guna untuk menumpuk uang guna kehidupannya baik masa kini maupun masa depannya.

berapa banyak yang menyisihkan untuk bersedekah, berderma, untuk di masukkan di kotak amal, kotak infaq dan lain lain?

Segelas Air Di Jendela

pernah terpikir untuk memberi sedekah kepada hewan hewan yang ada di sekitar keseharian hidup kita?

Ahad, 2 Ogos 2015

Arti Kehidupan = Luput antara Benar dan Salah

Hari hari dalam hidup akan bermakna bila di gunakan dengan betul.

Sabtu, 1 Ogos 2015

Akar Kemiskinan = Akar Kejahatan

Benarkah menurut Anda bahwa kemiskinan adalah akar dari kejahatan? Akar dari kriminalitas? Akar cikal awal orang berbuat judi, korupsi, suap dan menyuap?

Bila tidak apa alasan kok bisa demikian? Bahwa yang ini tidak benar menurut Anda. Apakah dari penyebab kejahatan adalah bermula dari uang? Bila ya apa alasan tersebut?

Bila menurut saya akar sebuah kejahatan bermula dari kemiskinan. Mengapa? Karena orang miskin yang imannya lemah mudah tergoda dengan sesuatu hal seperti tergoda ingin mencuri uang maka akar kejahatan itu muncul.

Bila banyak orang miskin dalam satu kampung tak bisa bertindak untuk melawan kemiskinannya, kemungkinannya maka akan muncul benih benih kejahatan untuk mencuri melakukan perbuatan menyimpang untuk cepat kaya seperti melakukan perjudian tindak kekerasan atas nama harga diri.

Munculnya kejahatan bukan di lihat dari uang tapi kemiskinan. Bila kemiskinan itu tak bisa di berantas mungkin kejahatan akan tetap bertambah.

Bahkan negara tidak bisa memberantas kemiskinan yang terjangkit di negri ini. Kemiskinan bertambah angka kejahatan juga bertambah.

Banyaknya lapangan pekerjaan kurang membawa solusi yang tepat makin bertambah akar kerusakan.

Susah untuk di paparkan lebih kompleks, semua saling berkaitan tidak satu segi yang mana banyak orang menilai dari satu segi tidak menilai dari segi lain secara bersama.

Sehingga itu tidak mungkin di berantas kejahatan itu bila kemiskinan terus di biarkan. Kemiskinan harus di minimalkan.

Bagaimana dengan pendapat Anda tentang tulisan ini?

Khamis, 16 Julai 2015

Secercah Pengalaman dari Ibu Wylnera Wiwik

Saya suka tulisan yang di share ibu Wylvera wiwik tentang secercah pengalaman tentang Menulis di koran tempo sebuah pengalaman menulis yang menberi secercah motivasi buat penulis pemula.

Sebuah kiprah yang tidak di sangka sangka ternyata telah menghantarkan kepada kebahagiaan. Saya juga ikut merasakan benih kebahagiannya walaupun hanya menulis pengalaman singkat ini

Saya berusaha untuk tetap menulis sebanyak mungkin setiap hari agar tidak sia sia sehari tidak menulis. Menulis akan berbuah manfaat di masa yang akan datang bila kita di hari ini berusaha dan memaksimalkan peoses usaha membesarkan impian cita cita kita dalam menulis.

Sebagaimana para penuntut ilmu di zaman para sahabat , para tabiin dan para sesudahnya mereka menulus setiap hari sehingga buah karya begitu banyak dan mengagumkan banyak manusia lain yang mengambil manfaat darinya.
Kalau yang di tulis ibu Wylvera Wiwik ini akan sangat berbeda dengan istilah penjara suci ya hehe.. pencara suci hanya di kaitkan kepada mereka yang pernah mengenyam pendidikan pondok pesantren sehingga tidak bebas sebagai bersekolah di sekolah negeri.

Mereka yang di penjara di penjara suci mengira tidak gaul , kuno, kolot, kurang pergaulan dan lain lain sehingga mssa depan bila sekolah di penjara suci masa depan nya buram.


Angan angan mereka tentang anggapan penjara suci salah, di penjara suci kita akan mendapatkan beragam hikmah setelah lulus nanti.

Baik, selayaknya kita bisa bersyukur ya bisa di beri kenikmatan berupa aroma kebebasan tidak terkekang dalam penjara, eh bukan penjara suci lagi tapi penjara beneran yang menjadi bagian dari para penegak hukum negeri ini.

Mereka terpenjara mungkin seperti yang telah di paparkan dalam tulisan mbak Wylvera Wiwik dalam pengalaman tentang menulis di koran tempo sangat tepat bahwa anak anak remaja kini telah melakukan kejahatan yang seharusnya tidak mereka lalukan tapi ya sudah karena sebuah kebutuhan yang mendesak
Saya berharap dari tulisan ini yang di kutip dari ibu Wylnera Wiwik bisa memberi seberkas cahaya kedamaian, ketentraman, dan kedamaian Ilahi.

Jumaat, 10 Julai 2015

Anak Liberal dengan Anak Islam

Terinspirasi ketika membaca postingnya mbak diah siregar tentang jaman anak masa kini dan jaman dulu telah berbeda jauh.

Anak masa kini telah di perangi melalui budaya lewat pemikiran yang di sebut ghazwul fikr

Mereka anak anak kita, saudara, teman, atau siapa saja telah menjadi obyek sasaran perang pemikiran yang menjadi kekhawatiran besar di abad ini termasuk saya dan mbak diah siregar dalam tulisan tentang anak jaman sekarang

Terkadang di sekitar lingkungan kita rasanya kurang menyadari tentang karakter anak anak kita anak anak tetangga yang ada di sekeliling kita.

Anak anak bersikap seperti berpola bebas yang liberal sebagai contoh anak perempuan yang menyanyikan lagu sakitnya tuh di sini dan suka dengan permainan budaya imporan korea, india, amerika, eropa melalui budaya yang tidak mencerminkan kepribadian bangsa indonesia.

Itulah zaman teknologi yang begitu cepat dalam penyebaran informasi sehingga untuk membatasi akses anak anak agar tidak terjebak dalam lingkungan yang buruk.

Tapi tidak berlaku rasanya ketika anak anak di didik ketika masih dalam kandungan ibunya untuk di didik sesuai panutan Al Quran an tapi itu saja masih belum cukup karena minimnya pengetahuan informasi dalam pendidikan anak di usia ini.

Sebagai contoh orang tua yang muslim terkadang melalaikan satu hal untuk mendidik putra putrinya agar menjadi manusia cerdas berwawasan luas tentang ajaran aqidah islam sebelum berusia baligh.
Ketika seorang sebelum usia baligh sudah ahli dalam aqidah islam secara mantap, sholatnya juga mantap, hafalan Qur an nya juga luar biasa, ilmu hadits juga mantap di usia yang masih begitu belia di usia baligh pokoknya bila sejak kecil telah di tanamkan pendidikan islam dalam tindakan nyata bukan sekedar ba bi bu ba bi bu saja tapi setiap tindakan berbicara dan bertingkah itu juga perlu dalam masa depan anak..

Bila pemahaman akan dasar dasar islam porsinya lebih besar dalam tindakan bukan sekedar teori. Dan bila hal ini sudah kokoh dan kuat maka level level lainnya kuat sehingga gempuran globalisasi dalam diri anak anak masih bisa di tepis.

Semua solusi ada dalam islam tapi kita harus tahu ilmu dasarnya sehingga tidak bingung, tapi yang terjadi di jaman ini orang tua, pendidik masa kini bingung dengan agamanya sendiri mengambil hujjah dari aturan islam tak mau ia lebih mengambil pemikiran yang liberal, sekuler yang harapannya bisa membentengi anak anaknya tapi hasilnya jebol.

Maka pelajari pola pola dasar pendidikan islam dengan benar dan lurus tapi orang muslim sudah merasa cukup atas agamanya.

Demikianlah yang saya sampaikan bagaimana dengan opini Anda tentang artikel ini?

Jumaat, 3 Julai 2015

Jalan Lurus : Tidak Mudah?

yakin bahwa hidup tidak semudah apa yang di harapkan?

sebagaimana gambar di atas bahwa hidup tidak seperti itu.

Selasa, 30 Jun 2015

Sombong Perkara Sepele, Benarkah?

sombong pasti orang bisa menilainya sendiri sendiri.

saya pun juga begitu. ketika melihat orang lain lagaknya sok sok gaya di depan orang lain termasuk saya juga.

Jumaat, 26 Jun 2015

Inilah Kelakukan Buruk Anak Laki Laki di Bulan Puasa

Sebenarnya baru dapet ide dan inspirasi tadi pagi ketika berimajinasi, oh secara tidak sengaja ide ini muncul dan saya tulis di agenda buku.

Isnin, 22 Jun 2015

Bekerja sebagai Sarana Dakwah, Mengapa?

manusia bekerja pasti untuk memenuhi kebutuhan hidup kebutuhan akan hajatnya.

benar atau tidak?

saya rasa demikian begitu kok, tapi pernahkah terpikir bekerja untuk menabung amal?

Jumaat, 12 Jun 2015

Berfikir Adalah Anugrah

pernahkah Anda berfikir dengan waras?

jawabanya relatif. tidak banyak manusia di muka bumi yang bisa berfikir dengan akal sehatnya.

berfikir adalah salah satu nikmat pemberian Tuhan. bahkan setiap manusia pasti berbeda-beda dalam mendefinisikan siapa tuhan mereka.

jika orang islam tuhan mereka adalah Allah itu pasti, tapi kalau agama lain beda tapi ia mengakui akan keberadaan tuhan pasti ada.

Isnin, 8 Jun 2015

Ibu Cerdas : Generasi Cerdas

Belum semua ibu tahu bahwa dirinya adalah indikator kecerdasan sebuah bangsa.
"Ibu adalah kunci. Kunci dari maju mundurnya suatu generasi. Dengan kasih sayangnya, dengan cintanya, seorang ibu tulus ikhlas merawat dan mendidik putra dan putrinya untuk meraih sukses gemilang dunia dan akhirat. Tanpa mengharap imbalan"

Sabtu, 6 Jun 2015

Manusia Pembelajar

Dari kandungan sang bunda di lahirkan hingga di buai dengan kasih sayang seorang ibu kita bisa ada di dunia ini.

Jumaat, 15 Mei 2015

Pemimpin. Wanita, Efek Sampingnya

Ketika saya melihat fenomena fenomena baru di ranah tanah air indonesia semakin bermunculan kaum wanita menggantikan posisi kaum pria di setiap jenjang kehidupan.

Dan tak pelik lagi hingga ranah sektor pertamina, kepolisian, pejabat pemerintahan sekelas dpr dprd dan lain lain. (Baca juga : Sekelumit efek wanita bepergian)

Ia lupa dengan pekerjaan sesungguhnya sebagai seorang ibu dan atau juga bisa karena ia ketidaktahuannya tentang pekerjaan terhebat termulia dari seorang perempuan seorang wanita seorang calon ibu calon pendidik yang agung du mata anak anaknya kelak. (Baca juga : Berdakwah Tugas Setiap Laki-Laki Muslim)

Perempuan kekinian juga di sibukkan dengan mencari uang dan seperti yang sudah di jelaskan tadi lupa dan mengurus rumah tangganya lupa melayani suaminya sehingga suaminya murka kepadanya. (Baca juga : Godaan Wanita Adalah Harta, Benarkah?)

Selain itu posisi wanita makin dominan dalam di mana ia bekerja misal di pom bensin hal ini akan menjadi fitnah kepada pelanggannya yang laki laki dan memandang mandangnya. Ini berbahaya dan musibah besar bila semakin berkelanjutan yang tiada henti.. (Baca juga : Cinta Buta, Itu Bukan Cinta Namanya)

Tidak hanya di sini juga supermarket juga demikian, bila mau berfikir panjang dan tidak menyimpulkan dengan begitu cepatnya bisa jadi mendapat ibrahnya. (Baca juga : Muslimah Tomboy, Problema Besar bagi Agama)

Bayangkan bila presidennya wanita, wakilnya wanita menteri menteriya juga wanita, kepala daerahnya juga wanita apa tidak ada efek buruknya? Jelas ada hanya orang yang mampu berfikir jernih dan bisa memahami efek yang lebih gawat lagi. (Baca juga : Problem Celana Jeans pada Diri Muslimah)

Bayangkan sendiri dan saran bagaimana dengan pendapat Anda?

Ahad, 10 Mei 2015

Siapa penulis idolamu?

Siapa penulis yang telah mempengaruhi cita cita impian Anda untuk menjadi penulis?

Apakah dia beragama islam, atau bukan, apakah ia penganut paham liberal sekuler atau paham kebenaran mutlak Allh swt?

Mau jadi penulis seperti JK Rowling sang penulis fiksi populer dengan bukunya berseri tentang Harry Potter padahal seorang liberal sekuler dan bukan dari kalangan agama yang sama.

Apakah kita yang muslim mau mengikuti manhaj atau kemauan metode mereka? Kenapa tidak yang sepaham atau seagama dengan kita?

Banyak penulis fiksi islam yang patut di jadikan teladan contoh untuk menjadikan karya tulis bisa mengimbangi penulis nonmuslim

Penulis fiksi indonesia sekaliber asma nadia, habiburrahman el shirazy, andrea hirata, ahmad fuadi, tere liye bisa di jadikan teladan dalam menulis karya fiksi kita.

Jangan sampai penulis muda islam ikutan menjadi penulis karya karya fiksi maupun non fiksi liberal dari dalam negeri misalnya ayu utami salah satunya.

Para penulis muda islam jangan sampai mengajak saudara saudara kita yang muslim jatuh ke kubangan liberal sekularisme.

Jadi siapa penulis idolamu perusak aqidah atau para pencari untung keduniawian?

Banyak sekali tokoh penulis hebat muslim yang lebih hebat dari seorang JK Rowling, Herbert Spencer, dan lain lain tapu kebanyakan penulis muda muslim tidak tahu apa apa yang mereka tahu penulis hebat adalah mereka dari kalangan non muslim. Kita salah besar, baca dan cari penulis besar muslim yang karyanya begitu mendunia begitu menjadi rujukan para ilmuwan dunia barat.

Berhentilah kalian mengidolakan secara berlebih lebihan penulis bukan islam, harusnya kita bangga sebagai muslim.

Sabtu, 9 Mei 2015

Sekelumit Efek Wanita Bepergian

Setiap laki laki pasti suka wanita, dan bila matanya memandang bagian bagian auratnya rasanya ingin untuk berbuat dosa.

Tapi tidak berlaku bagi setiap laki laki berimn kepada Allah dan hari akhir. Rasanya sulit mencari pemuda yang terhadap terpaan wanita sebagai makhluk penggoda.

Orang seperti saya setiap kali melihat ke lawan jenis rasanya seperti ingin berbuat mesum berbuat maksiat karena kuatnya naluri dorongan untuk melakukannya.

Tak ada yang terbaik untuk menghindarinya kecuali meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah dengan menaati segala keinginan-Nya

Setan begitu pandainya memperdayai kita untuk berbuat sesuatu yang di. larang. Terkadang pula kita sudah berusaha untuk mengindari tetap saja ada peluang masuk pintu pintu bisikan setan.




Apakah ada cara terbaik untuk menghindari kebiasaan buruk ini yang akan memperkeruh suasana hati setiap pelaku dosa?

Bila hanya sekilas memandang wajah si cantik entah itu secara nyata maupun hanya sekedar foto syur tetap saja peluang untuk melihat tetaplah ada. Dan ini termasuk musibah besar yang sedang di hadapi oleh para pemuda muslim kekinian.

Banyak sekali pemuda muslim terjerumus ke lembah fitnah kaum wanita dan salah satu bukti lain adalah banyaknya kaum wanita berkeliaran di tempat umum sehingga itu memunculkan pikiran kotor di benak para pria.

Sangat di sayangkan kendaraan umum misalnya banyak para pengguna adalah juga laki laki dan perempuan dan itupun bukan muhrimnya. Terkadangkan ada di antara mereka sedang berzina terselubung atau tertutup yang hanya di ketahui oleh para pelakunya. Agamanya ya islam.

Jika di biarkan para wanita sebebas bebasnya keluar rumah yang kerjanya menyia nyiakan dan makin menambah beban kerusakan sistem moral. Moral rusak rusaklah negeri negeri yang aman tentram menjadi negeri jahiliyah.

Bersambung.....

Rabu, 6 Mei 2015

Generasi Hebat Islam Terdahulu, Siapakah Mereka

para generasi emas islam bisa menghasilkan karya besar di usia yang di bilang muda ini, tapi di sisi lain kini generasi islam tak sehebat level abad pertengahan di mana umat islam berjaya.

abad awal-awal islam hingga pertengahan adalah di mana islam berjaya, bahkan hidup masyarakat pada masa itu termasuk makmur sandang pangan begitu tercukupi, kehidupan yang aman tentram.

Ahad, 19 April 2015

Wanita Keluar Rumah, Penyebab Penambah Rusaknya Moral

Di zaman yang makin gegap gempita dengan segala tipu daya duniawi telah melalaikan banyak manusia agar beribadah kepada Allah.

Tapi suatu hal yang umum mereka dari kebanyakan manusia tidak mau belajar agama dari sumbernya, sumbernya adalah kitab Allah dan sunnah nabinya Assunah.

Manusia lebih di sibukkan dengan belajar urusan duniawi, sebagaimana belajar matematika agar usahanya laris dan lain lain. Dan wanita di sibukkan dengan urusan kerja mengejar karirnya sehingga ia lupa bagaimana cara menjadi ibu rumah tangga yang baik dan sesuai ajaran dalam islam.

Semakin banyaknya wanita yang bekerja di luar rumah semakin menambah kerusakan beban moral. Sehingga banyak hal hal yang tidak di inginkan seperti pemerkosaan tersembunyi yang tidak ketahui semua khalayak.

Banyak manusia sibuk dengan urusan sendiri sendiri, termasuk kaum wanita yang seharusnya menjaga kehormatan diri, salah satunya tidak keluar rumah tanpa hal hal syar'i

Lihatlah berapa banyak pengguna kendaraan bermotor yang hawa? Hampir separo dari kaum adam hampir imbang. Bila hal ini semakin di biarkan saja saya rasa ini akan memunculkan perzinaan terselubung

Bila di lihat memang tidak menunjukkan gelagat, tapi itu melalui proses, kronologi dan berbagai kronologi perzinahan terselubung terjadi. Dan yang tahu. Mereka yang sedang berbuat zina dan Allah, malaikat perekam gerak gerik manusia.

Jadi berhati hatilah kalau wanita mau keluar rumah, lihat bahaya bahaya yang mungkin timbul tapi juga tidak sadar bakal seperti itu dampaknya.

Bersambung.......

Jumaat, 17 April 2015

Godaan Wanita Adalah Harta, Benarkah?

mengapa saya menulis dengan judul demikian? karena ada seorang akhwat yang bertanya kepada saya melalui Email


"ya kak saya tidak sempet baca yang itu .... mau nanya lagi kak kalau wanita adalah godaan untuk laki laki lalu apa laki laki bagi perempuan?"

Rabu, 1 April 2015

Menjadi Penulis : Dedikasi Ilmu

Penulis adalah seorang mendedikasikan hidupnya untuk beramal dalam konteks ilmu yang ia miliki. Maka keluarkan ilmu kalian untuk kemashlatan  hidup manusia. [Mukhofas Al-Fikri]